Bawaslu Kota Denpasar Dorong Penguatan Demokrasi Melalui Audiensi dengan Perbekel Desa Dauh Puri Kelod
|
Denpasar - Bawaslu Kota Denpasar terus bergerak progresif dalam memperluas jaringan pengawasan partisipatif dengan menggelar audiensi ke Kantor Kepala Desa Dauh Puri Kelod pada Senin, (25/5/26). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu kota Denpasar, Suyanto serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar, Ni Wayan Ernirusita beserta jajaran dan diterima langsung oleh Perbekel Desa Dauh Puri Kelod, Suartha beserta jajaran. Kehadiran ini bertujuan untuk menjalin kerja sama strategis dalam Program Desa Sadar Demokrasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi.
Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap kelancaran Pemilu dan Pilkada.
“Konsolidasi demokrasi tidak hanya dilakukan setiap lima tahun sekali, tetapi harus terus dibangun melalui pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk pencegahan politik uang, netralitas ASN, serta penguatan demokrasi melalui program Desa Sadar Demokrasi dan pojok informasi kepemiluan", ujarnya.
Perbekel Desa Dauh Puri Kelod, Suartha, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap Bawaslu Kota Denpasar.
“Saya tertarik dengan program Desa Sadar Demokrasi ini dan berharap dapat meingkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu serta tingkat kesadaran demokrasi masyarakat kami yang berjumlah hampir 12 ribu jiwa. juga pengoptimalan pemanfaatan media informasi desa sebagai pembelajaran dari pengalaman pemilu sebelumnya", jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suartha juga menyampaikan bahwa informasi kepemiluan dapat disebarluaskan melalui media desa. Pihaknya akan mengupayakan agar sosialisasi dari pihak Bawaslu Kota Denpasar dapat terakomodir dalam kegiatan desa agar lebih efektif menjangkau masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Suyanto menyatakan bahwa seluruh saran akan menjadi bahan evaluasi ke depan.
“Kami akan mengumpulkan seluruh masukan ini sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu, khususnya menghadapi Pemilu 2029, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama dalam memperkuat demokrasi tujuan kita adalah menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing demi mendukung penguatan demokrasi” ujarnya.
Menutup audiensi, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar, Ni Wayan Ernirusita, menekankan pentingnya sinergi lintas pihak. Ia menyampaikan bahwa Sosialisasi pengawasan pemilu perlu diperluas melalui kegiatan PKK, karang taruna, dan kelompok masyarakat lainnya serta mengajukan izin untuk penempelan brosur informasi PPID dan kepemiluan sebagai sarana akses informasi publik.
Penulis dan foto : Fauzaan
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar