Lompat ke isi utama

Berita

Bakti Sosial Bawaslu Bali : Dorong Penguatan Demokrasi di Sulangai

As

Pemberian bantuan oleh Bawaslu se-Bali

Denpasar - Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan Koordinasi Penanganan Pelanggaran, Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, dan Pemetaan Isu-Isu Demokrasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bali. Kegiatan ini berlangsung di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Rabu (28/1).

Kegiatan tersebut mengundang Koordinator Divisi yang membidangi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali serta staf yang membidangi penanganan pelanggaran Bawaslu kabupaten/kota se-Bali. Hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Wirka dan Ketut Ariyani.

Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Wirka menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan peran Bawaslu dalam mengawal kualitas demokrasi hingga ke tingkat masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas-tugas pengawasan dan penanganan pelanggaran yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat sebagai pemilih,” ujar I Wayan Wirka.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Wirka, menjelaskan bahwa kegiatan lapangan akan menyasar masyarakat di beberapa banjar.

“Kami akan melaksanakan tugas-tugas di Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin dengan melakukan bakti sosial kepada pemilih yang secara ekonomi berada di bawah garis kemiskinan. Lokasi yang kami kunjungi meliputi Banjar Sandakan, Banjar Wanakeling, dan Banjar Wanasari,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Instruksi Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2025 yang menitikberatkan pada penguatan demokrasi melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, kami tetap berupaya menjalankan instruksi Bawaslu RI melalui kolaborasi antara Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, dan masyarakat, khususnya melalui diskusi dan kegiatan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, menekankan pentingnya kehadiran sosial Bawaslu di tengah masyarakat.

“Bagaimana Bawaslu bisa berbagi dengan lingkungan sekitar dan sedikit meringankan beban masyarakat. Kehadiran Bawaslu secara sosial juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kelembagaan, karena publik akan menilai bagaimana kualitas diri dan integritas lembaga kita,” ujar Ketut Ariyani.

Dari Bawaslu Kota Denpasar, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi, I Gusti Ngurah Agung Panji Negara Kelakan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena membuat Bawaslu lebih dikenal oleh masyarakat, meningkatkan citra lembaga, sekaligus menjadi bagian dari proses penguatan demokrasi di tingkat akar rumput,” katanya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako dan sejumlah uang tunai kepada warga di Banjar Wanasari, Banjar Wanakeling, dan Banjar Sandakan. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh I Wayan Wirka dan Ketut Aryani. Kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.