Perkuat Pengawasan Partisipatif, FH Unud Gelar Monev Magang di Bawaslu Kota Denpasar
|
Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar menerima kunjungan tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) pada Kamis (7/5/2026). Bertempat di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, kegiatan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas program magang yang tengah dijalani mahasiswa dalam mendalami dunia pengawasan Pemilu.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Suyanto, serta Kepala Sekretariat, Ni Wayan Ernirusita. Dari pihak akademisi, hadir tim monev FH Unud yang terdiri dari Made Subha Karma Resen dan I Gede Perdana Yoga, serta dosen pendamping lapangan, Ni Gusti Ayu Dyah Satyawati dan Dewa Ayu Dian Sawitri.
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, menekankan bahwa peran mahasiswa sangat vital dalam implementasi keilmuan hukum untuk mendukung pengawasan partisipatif.
"Mahasiswa magang diharapkan menjadi agen perubahan yang memiliki porsi penting di masyarakat. Minimal dengan melakukan sosialisasi pengawasan di lingkungan keluarga dan tetangga sekitar, mereka sudah berkontribusi menjaga integritas demokrasi," ujar Hardy.
Senada dengan hal tersebut, Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Suyanto, menegaskan pentingnya telaah keilmuan bagi mahasiswa hukum. Bawaslu Denpasar berkomitmen memberikan pembekalan materi khusus terkait teknis pengawasan pemilu secara simultan. Bahkan, Suyanto membuka ruang bagi mahasiswa yang ingin melakukan diskusi mandiri di luar agenda formal magang demi memperdalam wawasan hukum praktis mereka.
Di sisi lain, Kepala Sekretariat Ni Wayan Ernirusita menjelaskan komitmen kesekretariatan dalam mendukung penuh program ini. Seluruh kegiatan mahasiswa telah difasilitasi dengan baik dan didampingi secara khusus oleh para Kepala Sub Bagian (Kasubag) yang membidangi masing-masing divisi untuk memastikan program berjalan terukur.
Tim Monev FH Unud menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penerimaan dan sistem kerja di Bawaslu Kota Denpasar. Menurut mereka, keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses kerja lembaga merupakan "jembatan" yang menghubungkan teori di kampus dengan realita dunia kerja.
Tim monev juga menyoroti bahwa pengawasan Pemilu saat ini merupakan kajian yang luas, tidak hanya dari satu sisi bidang hukum, melainkan melibatkan kajian multidisiplin ilmu lainnya yang relevan dengan dinamika politik modern.
Kegiatan monev ditutup dengan pemaparan capaian pelaksanaan magang yang telah berjalan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis, program magang ini nantinya akan diakhiri dengan rencana implementasi penyelesaian tugas akhir berupa presentasi karya tulis ilmiah dari masing-masing mahasiswa.Hal ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi atau buah pemikiran segar dari perspektif mahasiswa hukum terhadap penguatan demokrasi di Kota Denpasar.
Penulis dan foto : Sutama
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar