Bawaslu Denpasar Perkuat Demokrasi Lewat Ngabuburit Pengawasan Bersama Santri SPMAA Denpasar
|
Denpasar - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama santri Yayasan SPMAA Bali dan Coco Socialfund di Jalan Labak II Nomor 7, Tegal Harum, Denpasar, Selasa (10/3).
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi dan penguatan demokrasi bersama masyarakat, khususnya kalangan santri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto dan Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, Ketua Yayasan dan Pengasuh Pondok Pesantren SPMAA Bali, H. Glory Islamic, Ketua Pusat Informasi Lingkungan Hidup SPMAA Bali, Marsus, Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak SPMAA Denpasar, Lina, Project Manager Coco Socialfund, Vander Christian, serta sekitar 60 santri dari Pondok Pesantren SPMAA.
Yayasan SPMAA Bali merupakan lembaga yang bergerak pada tiga lini utama, yakni kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan hidup. SPMAA hadir di Denpasar sejak tahun 2010 dan saat ini mengelola pondok panti asuhan, PAUD, serta SD Islam. Selain bergerak di bidang pendidikan dan sosial, SPMAA Bali juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan seperti bakti sosial di sejumlah wilayah Bali serta terlibat dalam kegiatan mitigasi bencana. Beberapa kegiatan kemanusiaan yang pernah dilakukan antara lain penanganan longsor di Kintamani, erupsi Gunung Agung, gempa di Lombok, hingga kegiatan sosial dalam penanganan dampak penyebaran COVID-19 baik secara fisik maupun sosial.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto, menyampaikan bahwa kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan untuk terus membangun kesadaran demokrasi di berbagai lapisan masyarakat.
“Ini merupakan tanggung jawab kami untuk masuk ke seluruh lapisan masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi, konsolidasi demokrasi, dan penguatan demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bersama SPMAA Bali dan Coco Socialfund tersebut juga menjadi bagian dari program Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Kota Denpasar. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut Bawaslu berupaya menghadirkan ruang diskusi yang santai namun tetap bermakna bagi masyarakat untuk berdialog mengenai demokrasi dan kepemiluan.
“Melalui kegiatan ngabuburit pengawasan ini, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang santai namun tetap bermakna bersama masyarakat, khususnya para santri, untuk berdialog mengenai demokrasi dan kepemiluan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa momentum bulan Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat literasi demokrasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
“Dalam masa bulan puasa ini kita bisa berkumpul dan berdiskusi mengenai demokrasi dan pemilu. Bawaslu Denpasar juga memiliki media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana mendapatkan informasi yang benar dan aktual,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap dapat terus memperluas ruang dialog dengan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.
Penulis dan foto : Rian
Editor : Humas Bawaslu Denpasar