Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Denpasar Perkuat Literasi Pengawasan Pemilu di Kalangan Mahasiswa

As

Bawaslu Kota Denpasar hadir sebagai narasumber dalam diskusi panel bertajuk “Peranan Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Warmadewa. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Widya Saba Uttama Lantai IV, Gedung Rektorat Universitas Warmadewa, pada Selasa (31/03).

Denpasar – Dalam upaya memperdalam wawasan mahasiswa mengenai mekanisme pengawasan serta dinamika hukum pemilu, Bawaslu Kota Denpasar hadir sebagai narasumber dalam diskusi panel bertajuk “Peranan Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Warmadewa. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Widya Saba Uttama Lantai IV, Gedung Rektorat Universitas Warmadewa, pada Selasa (31/03).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, yang sekaligus menjadi narasumber, Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., para dosen, serta sekitar 350 peserta kuliah umum.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., menekankan pentingnya membangun demokrasi melalui sistem pemilu yang baik. “Demokrasi harus dibangun dari sistem yang baik, khususnya pemilu sebagai momentum lahirnya suatu era. Pemilu merupakan hak dan tanggung jawab rakyat dalam menentukan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam demokrasi. “Melalui pembelajaran hukum, kita dapat menilai apakah pemilu telah berjalan sesuai dengan asas kepastian hukum. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan peran strategis Bawaslu kepada mahasiswa,” tambahnya.

Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dan cenderamata sebagai bentuk apresiasi dari Fakultas Hukum Universitas Warmadewa kepada Ketua Bawaslu Kota Denpasar atas kontribusinya dalam memberikan edukasi dan penguatan literasi pengawasan pemilu kepada mahasiswa. Penyerahan tersebut berlangsung secara simbolis dan penuh keakraban, yang kemudian diikuti dengan sesi foto bersama antara Ketua Bawaslu Kota Denpasar, pimpinan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, para dosen, serta mahasiswa sebagai bentuk mempererat sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan kalangan akademisi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, dalam pemaparannya menjelaskan peran penting Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. “Bawaslu merupakan lembaga yang memiliki tugas utama melakukan pengawasan, pencegahan, penindakan pelanggaran, serta pelaporan hasil pemilu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa struktur Bawaslu bersifat hirarkis dari tingkat pusat hingga Pengawas TPS sebagai garda terdepan di lapangan. “Di setiap tingkatan, Bawaslu memiliki peran memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan transparan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat. “Keberadaan Bawaslu tidak dapat berjalan sendiri, tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu Kota Denpasar dan kalangan akademisi, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Warmadewa, dapat terus terjalin dalam upaya memperkuat literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif. Dengan keterlibatan generasi muda yang kritis dan berintegritas, diharapkan pelaksanaan pemilu ke depan semakin berkualitas, transparan, dan berkeadilan demi terwujudnya demokrasi yang bermartabat.

Penulis dan foto : Surni

Editor : Humas Bawaslu Denpasar