Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Denpasar Perkuat Sinergi dengan HMI, Dorong Peran Generasi Muda

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi dan mendorong partisipasi generasi muda. Hal tersebut dilakukan melalui kehadiran Bawaslu Kota Denpasar dalam kegiatan Basic Training (LK1) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Denpasar bertempat Balai Pelatihan  dan Pemberdayaan  Masyarakat Transmigrasi Denpasar, Jumat (25/9/2026).

Denpasar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi dan mendorong partisipasi generasi muda. Hal tersebut dilakukan melalui kehadiran Bawaslu Kota Denpasar dalam kegiatan Basic Training (LK1) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Denpasar bertempat Balai Pelatihan  dan Pemberdayaan  Masyarakat Transmigrasi Denpasar, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan Basic Training (LK1) tersebut mengusung tema Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis, Sadar akan Fungsi dan Peranannya dalam Berorganisasi serta Hak dan Kewajibannya sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran dan diskusi bagi kader HMI, sekaligus membuka ruang sinergi dengan Bawaslu Kota Denpasar dalam membangun kesadaran mengenai demokrasi dan kepemiluan.

Basic Training (LK1) yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Denpasar tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Denpasar sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Presidium KAHMI Bali Achmad Baidhowi dan Moh. Ruslan, Ketua HMI Cabang Denpasar Haris Afrizal, serta jajaran pengurus HMI Cabang Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menyampaikan bahwa sinergi dengan organisasi kemahasiswaan menjadi bagian penting dalam membangun ruang dialog dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap kehidupan demokrasi.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki posisi sebagai kelompok intelektual, tetapi juga memiliki ruang untuk mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Dalam diskusi bersama peserta Basic Training, Bawaslu Kota Denpasar juga menyampaikan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal kehidupan demokrasi. Mahasiswa dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan edukasi, diskusi, penyampaian informasi yang benar, serta mendorong masyarakat untuk memahami proses demokrasi dan kepemiluan secara lebih baik.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kualitas demokrasi merupakan tanggung jawab berbagai elemen masyarakat.

Bawaslu Kota Denpasar akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, serta unsur masyarakat lainnya dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi secara berkelanjutan.

Penulis dan Foto : Dewa Ayu Manik

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar