Lompat ke isi utama

Berita

Comic Strip hingga Mini X-Banner, Bawaslu Kota Denpasar Terima Hasil Studi Independen Mahasiswi FSRD ISI Bali

as

Denpasar -  Bawaslu Kota Denpasar menerima hasil karya Studi Independen mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Bali di Kantor Bawaslu Kota Denpasar pada Senin (9/2/2026).

Studi Independen yang dilakukan oleh dua mahasiswi ISI Bali, Putu Ayu Agung Windari Putri dan Kadek Dwi Anjani Wulandari ini menjadi wujud kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dengan dunia akademik dalam upaya penguatan edukasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat.

Adapun hasil karya yang diserahkan berupa berbagai media komunikasi visual, antara lain comic strip, infografis, poster, mini x banner, flyer, brosur, dan stiker. Seluruh karya dirancang sebagai media publikasi dan sosialisasi kepemiluan yang komunikatif, kreatif, serta mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar I Putu Hardy Sarjana menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kreativitas mahasiswi FSRD ISI Bali yang telah menghasilkan karya-karya inovatif dan relevan dengan kebutuhan sosialisasi kepemiluan. Menurutnya, pendekatan visual dan naratif yang digunakan dalam karya tersebut dinilai efektif menjangkau generasi muda.

“Kami mengapresiasi hasil karya yang telah dihasilkan. Konten dengan gaya visual seperti comic strip, infografis, dan poster ini lebih mudah diserap oleh generasi Z. Ke depan, kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan kualitas demokrasi melalui pendekatan kreatif,” ujar Hardy.

Sejalan dengan Hardy, Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani turut menyampaikan apresiasi terhadap hasil karya yang dihasilkan selama pelaksanaan Studi Independen. Ia menjelaskan bahwa karya-karya tersebut sebelumnya telah dipamerkan dan memperoleh penilaian positif dari jajaran program studi maupun fakultas di lingkungan ISI Bali.

“Kami memberikan apresiasi atas karya yang telah dihasilkan. Seluruh karya telah dipamerkan dan mendapat nilai positif dari jajaran program studi dan fakultas. Ke depan, karya-karya ini dapat digunakan sebagai alat peraga sosialisasi kepemiluan oleh Bawaslu Kota Denpasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Denpasar itu mengatakan, seluruh hasil karya telah diserahkan secara resmi kepada Bawaslu Kota Denpasar untuk dimanfaatkan dalam kegiatan publikasi dan sosialisasi pengawasan partisipatif.

Selain itu, Bawaslu Kota Denpasar juga berencana untuk melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk upaya pematenan karya sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas serta perlindungan atas kekayaan intelektual yang dihasilkan.

Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan institusi pendidikan dapat terus ditingkatkan guna menghadirkan inovasi sosialisasi yang adaptif, kreatif, dan berdampak luas dalam menjaga kualitas demokrasi.

penulis dan foto : Gus Mahendra