Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Bali Sustainability Project II, Bawaslu Kota Denpasar Perkuat Konsolidasi Demokrasi dan Kepedulian Lingkungan

As

Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto dan Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menghadiri kegiatan Bali Sustainability Project – II bertema Penguatan Konservasi sebagai Pilar Ketahanan Nasional di Era Modern

Denpasar - Upaya memperkuat ketahanan bangsa tidak hanya dilakukan melalui aspek politik dan pemerintahan, tetapi juga melalui kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Bali Sustainability Project – II bertema Penguatan Konservasi sebagai Pilar Ketahanan Nasional di Era Modern yang dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto dan Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, pada Sabtu (14/3/2026).

Kehadiran Bawaslu Kota Denpasar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam mendorong penguatan konsolidasi demokrasi melalui kolaborasi lintas sektor. Selain menjalankan fungsi pengawasan kepemiluan, Bawaslu juga berperan membangun kesadaran publik mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, termasuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi ketahanan nasional.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, Wanda Syahputra, yang menyampaikan bahwa Bali Sustainability Project – II dirancang sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.

Selanjutnya, Kepala Balai KSDA Provinsi Bali, Ratna Hendratmoko, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa konservasi lingkungan bukan semata tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, melainkan komitmen bersama seluruh elemen bangsa.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dandim 1611/Badung, I Putu Tangkas Wiratawan, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif generasi muda dalam menjaga sumber daya alam sebagai bagian dari pertahanan non-militer negara.

Bali Sustainability Project – II menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, di antaranya Seminar Nasional Konservasi dan Ketahanan Nasional, sharing session kolaboratif, Food Cycle Workshop, aksi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta Animal Expo. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Deklarasi Konservasi sebagai Pilar Ketahanan Nasional yang dilanjutkan dengan penanaman pohon serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Denpasar turut mendorong terbangunnya kesadaran publik bahwa konsolidasi demokrasi tidak hanya berkaitan dengan proses politik semata, tetapi juga dengan penguatan tanggung jawab sosial masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan bangsa.

Penulis dan foto : Zizi

Editor : Humas Bawaslu Denpasar