Lompat ke isi utama

Berita

Momentum Ramadan, Bawaslu Denpasar Gelar Ngabuburit Pengawasan Bersama Organisasi Mahasiswa

As

Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Tirta Agus Suguna memberikan materi pada kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Kantor Bawaslu Kota Denpasar pada Jumat (13/3/2026)

Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Kantor Bawaslu Kota Denpasar pada Jumat (13/3/2026). Dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali I Putu Agus Tirta Suguna, kegiatan ini sebagai upaya memperkuat konsolidasi demokrasi dan menjalin sinergi dengan organisasi mahasiswa di Kota Denpasar.

Kegiatan bertajuk “Merajut Sinergi Ramadhan: Bawaslu bersama Organisasi Kemahasiswaan untuk Pengawasan Partisipatif” ini diawali dengan diskusi bersama sejumlah organisasi mahasiswa. Adapun sejumlah organisasi yang hadir yakni HMI, Kohati, IMM, PMII, dan Kopri.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Bawaslu Kota Denpasar yang menyelenggarakan kegiatan diskusi dalam suasana Ramadan.

“Bawaslu Provinsi Bali sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Denpasar dengan tema ngabuburit ini. Melalui diskusi sebelum berbuka puasa, kami berharap muncul masukan maupun otokritik terhadap langkah-langkah dan kerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, masukan dari berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, sangat penting untuk menyempurnakan proses pengawasan pemilu di masa mendatang.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Bawaslu Provinsi Bali terhadap inovasi yang dilakukan jajaran Bawaslu kabupaten/kota dalam menguatkan konsolidasi demokrasi dengan memadukan nilai religius dan pengawasan kepemiluan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa kerja-kerja Bawaslu tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung. Di luar tahapan pun, kami tetap melakukan berbagai kegiatan konsolidasi demokrasi agar kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana menjelaskan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan bagian dari program pengawasan partisipatif yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kami, salah satunya buka puasa bersama dan pembagian takjil kepada masyarakat Kota Denpasar. Kami juga mengundang adik-adik mahasiswa dari berbagai organisasi seperti HMI, Kohati, IMM, PMII, dan Kopri untuk ikut serta dalam konsolidasi demokrasi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa peserta diskusi juga melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Udayana dan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) yang turut berdiskusi mengenai peran generasi muda dalam pengawasan pemilu.

Lebih lanjut, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan generasi muda dan organisasi kemahasiswaan di Kota Denpasar.

Melalui diskusi yang dikemas dalam suasana Ramadan, Bawaslu Denpasar ingin membuka ruang dialog bersama mahasiswa untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kualitas demokrasi, sekaligus menunjukkan bahwa kerja-kerja pengawasan tetap berjalan meskipun di luar tahapan pemilu.

“Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini kami inisiasi sebagai ruang diskusi bersama organisasi mahasiswa untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Melalui momentum Ramadan, kami ingin membangun dialog yang santai namun substansial terkait peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bawaslu dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, sebagai mitra strategis dalam mendorong pengawasan partisipatif di Kota Denpasar.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya menjadi peserta diskusi, tetapi juga dapat menjadi mitra Bawaslu dalam menyebarkan nilai-nilai pengawasan dan menjaga demokrasi yang berintegritas di Kota Denpasar,” pungkas Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Denpasar ini.

Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor Bawaslu Kota Denpasar. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Denpasar berharap generasi muda di Kota Denpasar dan Bali semakin aktif berpartisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi khususnya di Kota Denpasar.

Penulis : Gus Mahendra

Foto : Gus Surya

Editor : Humas Bawaslu Denpasar