Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Denpasar Gandeng LLDIKTI Dorong Peran Aktif Mahasiswa
|
Denpasar – Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan membangun demokrasi yang berintegritas, Bawaslu Kota Denpasar melaksanakan audiensi bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII Bali, Selasa (27/01). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Bawaslu Kota Denpasar pada masa non-tahapan Pemilu untuk memperkokoh pondasi demokrasi melalui sinergi dengan lingkungan perguruan tinggi
Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, menyampaikan bahwa tingkat pemahaman generasi muda, khususnya mahasiswa di Kota Denpasar, terkait demokrasi dan pengawasan pemilu masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, Bawaslu Kota Denpasar menggagas program “Pandu Mawas”, yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang melaksanakan magang di Bawaslu.
“Program Pandu Mawas dirancang agar mahasiswa memahami secara langsung tugas dan fungsi Bawaslu, baik dalam tahapan Pemilu maupun di luar tahapan,” ujar Hardy.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Ni Wayan Eka Lestari, menekankan pentingnya sinergi pengawasan partisipatif di semua tingkatan. Ia berharap mahasiswa dapat mulai menumbuhkan kepedulian terhadap proses demokrasi di Kota Denpasar.
“Kami sangat membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari tingkat kecamatan, desa, hingga TPS. Kami berharap mahasiswa turut berperan aktif dalam mengawal demokrasi di Denpasar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar, Ni Wayan Ernirusita, menyampaikan kesiapan sekretariat dalam memfasilitasi proses Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan dijalin ke depannya sebagai bentuk penguatan kolaborasi.
Kasubag Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Denpasar, Nuansa Rahmadi, menambahkan bahwa Bawaslu siap membuka ruang kerja sama serta menyediakan informasi dan data terkait pengawasan partisipatif dan demokrasi bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT, menyambut baik inisiatif Bawaslu Kota Denpasar. Ia menyampaikan bahwa ketertarikan mahasiswa terhadap pengawasan partisipatif dan kerja-kerja Bawaslu terus meningkat, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan Pemilu.
“Ke depan, kami berharap Bawaslu dapat memberikan sosialisasi mengenai pengawasan partisipatif serta menjelaskan peran dosen dalam mendukung pengawasan partisipatif,” tegasnya
Melalui audiensi ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap dapat memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal setiap tahapan pemilu, demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas di Kota Denpasar.
Penulis : Nita
Foto : Dika