Bawaslu Denpasar Perkuat Pengawasan PDPB melalui Sosialisasi Uji Petik secara Daring
|
Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar terus memperkuat pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih sebagai bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. Upaya tersebut dilakukan dengan mengikuti Sosialisasi Uji Petik dalam rangka Riset Pemetaan Kerawanan Isu Strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang diselenggarakan Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (22/9/2026).
Sosialisasi yang diikuti oleh Anggota Bawaslu Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas, Nuansa Rahmadi serta jajaran staf tersebut menjadi wadah bagi jajaran Bawaslu Kota Denpasar untuk memperkuat pemahaman mengenai metode pengumpulan serta pengujian data pemilih berdasarkan kondisi faktual. Kegiatan ini juga bertujuan mendukung proses identifikasi potensi kerawanan PDPB sekaligus meningkatkan kapasitas pengawas dalam memastikan kesesuaian antara data yang tercatat dengan kondisi di lapangan.
Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan secara daring. Materi dan metode yang diperoleh dalam sosialisasi tersebut nantinya menjadi salah satu referensi dalam pelaksanaan pengawasan PDPB di Kota Denpasar, khususnya dalam melakukan pengujian data secara objektif dan berbasis fakta lapangan.
Dalam pemaparannya, Hanif Vidi Yuwono dari Puslitbangdiklat Bawaslu RI menyampaikan bahwa Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) saat ini tengah mengalami proses reformulasi, baik dari aspek metodologi maupun keluaran yang dihasilkan.
Menurutnya, reformulasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan IKP agar tidak hanya menjadi sebuah indeks, tetapi juga dapat digunakan untuk membaca dan memberikan gambaran mengenai potensi kerawanan yang mungkin terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu.
“Yang kita lakukan hari ini adalah berdialog mengenai mitigasi dan berbagai hal yang terjadi di lapangan. Bukan sekadar menumpangtindihkan dengan uji petik PDPB yang sudah dilakukan, tetapi juga menjadi ruang untuk sharing knowledge dalam pengumpulan data,” ujar Hanif.
Pada kesempatan yang sama, Afrimadona dari lembaga riset menyampaikan materi terkait pengujian lapangan secara saintifik dalam rangka pemetaan kerawanan PDPB. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih faktual mengenai kondisi data pemilih sekaligus mendukung persiapan pengawasan menuju Pemilu 2029.
Selanjutnya, Fajar Nur Said memberikan simulasi dan roleplay mengenai teknik pengumpulan data menggunakan dua pendekatan, yaitu List to People dan People to List.
Pendekatan List to People dilakukan dengan menelusuri data pemilih yang telah tersedia untuk kemudian dilakukan konfirmasi terhadap kondisi faktual di lapangan. Sebaliknya, People to List dimulai dengan mengidentifikasi kondisi pemilih di lapangan, kemudian mencocokkannya dengan data pemilih yang telah tersedia.
Penggunaan kedua metode tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh dalam proses pengujian data. Dengan demikian, jajaran pengawas dapat mengidentifikasi kemungkinan adanya ketidaksesuaian data berdasarkan hasil pencermatan di lapangan.
Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kota Denpasar bersama jajaran Bawaslu kabupaten/kota lainnya mendapatkan arahan untuk menerapkan metode uji petik yang telah disampaikan dan disimulasikan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan uji petik selanjutnya dilakukan sesuai dengan wilayah kerja masing-masing.
Data dan hasil pengujian yang diperoleh dari masing-masing daerah nantinya akan dihimpun sebagai bagian dari pemetaan secara nasional terhadap potensi kerawanan pada isu strategis PDPB.
Bawaslu Kota Denpasar memandang penguatan metode uji petik sebagai salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengawasan PDPB. Melalui pengawasan yang terukur dan berbasis kondisi faktual, upaya menjaga akurasi data pemilih dapat dilakukan secara lebih optimal sebagai bagian dari persiapan pengawasan menuju Pemilu 2029.
Penulis dan Foto : Surya Aditya
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar