Bangun Demokrasi Berkualitas, Bawaslu Denpasar Bekali Pemilih Pemula dengan Literasi Demokrasi
|
Denpasar - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar memberikan pendidikan politik kepada puluhan pemilih pemula dalam kegiatan “Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di Kota Denpasar Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar di Gedung Wanita Shanti Graha, Jalan Panglima Sudirman No. 6A, Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Denpasar hadir sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, berintegritas, serta turut berperan dalam mengawal demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
Kegiatan yang diikuti peserta dari kalangan SMA, SMK, dan SLB di Kota Denpasar ini juga menghadirkan KPU Kota Denpasar sebagai narasumber. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang berkualitas.
“Pendidikan politik merupakan hal yang penting agar masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif dan cerdas, serta terhindar dari berbagai hal negatif seperti disinformasi dan praktik politik uang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto, menjadi salah satu narasumber yang menyampaikan materi mengenai peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan terlebih dahulu menggali pemahaman peserta melalui sejumlah pertanyaan.
Suyanto menekankan pentingnya literasi digital bagi pemilih pemula dalam menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.
“Jika kita menemukan video atau informasi yang mencurigakan di media sosial, jangan langsung percaya. Kita harus cek kebenarannya dan jika perlu dilaporkan,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi turut mengambil bagian dalam pengawasan pemilu.
“Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak adik-adik untuk ikut menjadi bagian dari pengawasan partisipatif,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Denpasar mendorong pemilih pemula untuk memiliki sikap kritis terhadap informasi, memahami potensi pelanggaran pemilu, serta berani mengambil peran dalam menjaga proses demokrasi yang jujur dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Fauzaan dan Agus Surya
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar