Sinergi Akademik dan Pengawasan Pemilu: Bawaslu Kota Denpasar Beri Fasilitas Penuh Mahasiswa Magang FEB Universitas Warmadewa
|
Denpasar — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar terus berkomitmen memperkuat literasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif melalui dunia akademik. Komitmen ini diwujudkan dengan memberikan fasilitasi penuh, baik secara keilmuan, pengalaman praktik di lapangan, maupun ketersediaan sarana dan prasarana penunjang bagi mahasiswa yang mengikuti program magang.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Magang Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Warmadewa melalui Program Pandu Mawas (Panduan Magang Pengawasan) yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Denpasar pada Selasa (6/10/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kota Denpasar serta Dosen Pendamping dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa.
Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa selama menjalani masa magang. Jajaran Bawaslu Kota Denpasar dikerahkan untuk mendampingi dan memberikan pembekalan mendalam sesuai dengan bidang keahlian dan minat mahasiswa.
"Bawaslu Kota Denpasar membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, tidak hanya dari Fakultas Hukum, tetapi juga Ekonomi dan Bisnis serta Teknologi Informasi pada magang periode ini. Melalui Program Pandu Mawas, kami berupaya memberikan fasilitas penuh mulai dari transfer pengetahuan kepemiluan, keterlibatan langsung dalam praktik kerja pengawasan, hingga penyediaan fasilitas pendukung di kantor, agar mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang utuh," tegas Hardy.
Pendampingan intensif ini turut melibatkan jajaran internal, di mana program Pandu Mawas dijalankan dengan pendampingan langsung oleh Kepala Sub Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kota Denpasar Nuansa Rahmadi. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai pengawasan tahapan Pemilu, strategi pencegahan pelanggaran, hingga pentingnya membangun jejaring pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Dosen Pembimbing MBKM FEB Universitas Warmadewa, Dr. Putu Diah Asrida, mengapresiasi sambutan dan dukungan penuh yang diberikan oleh Bawaslu Kota Denpasar. Ia menilai fasilitas keilmuan dan kenyamanan praktik yang disediakan sangat membantu mahasiswa dalam mengintegrasikan teori akademik dengan realitas kerja di instansi pengawas Pemilu.
"Kami sangat berterima kasih atas fasilitasi yang luar biasa dari Bawaslu Kota Denpasar. Pendampingan keilmuan dan ketersediaan fasilitas yang memadai membuat mahasiswa kami dapat menjalani proses magang secara optimal, sehingga ilmu ekonomi dan manajerial yang didapat di kampus bisa diselaraskan dengan praktik nyata pengawasan pemilu," ungkap Dr. Diah Asrida.
Melalui sinergi yang berkelanjutan ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap mahasiswa peserta magang tidak hanya mendapatkan pemahaman administratif semata, tetapi juga bertransformasi menjadi agen perubahan (agent of change) serta mitra strategis dalam mengawal demokrasi yang berintegritas di Kota Denpasar.
Penulis dan Foto : Wayan Surni
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar