Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Denpasar Ajak Menwa Ugrasena Bali Bahas Peran Mahasiswa dalam Menjaga Demokrasi

As

Diskusi bersama dengan Menwa Ugracena

Denpasar - Bawaslu Kota Denpasar melaksanakan kegiatan diskusi bersama Resimen Mahasiswa (Menwa) Ugrasena Bali dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi serta mendorong pengawasan pemilu partisipatif, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa (Kampus Bangli) pada Kamis (29/1) sore.

Kegiatan diskusi ini menjadi forum strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai peran penting generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas tantangan demokrasi ke depan serta posisi strategis Menwa sebagai bagian dari elemen mahasiswa yang memiliki semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi mahasiswa sangat dibutuhkan sebagai pengawas partisipatif untuk menjaga integritas dan kualitas demokrasi,” ujar Suyanto.

Lebih lanjut, Bawaslu Kota Denpasar mengajak Menwa Ugrasena Bali untuk berperan aktif dalam menciptakan iklim demokrasi yang berintegritas dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, netralitas, dan tanggung jawab. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen edukasi demokrasi di lingkungan kampus maupun masyarakat serta berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perwakilan Menwa Ugrasena Bali, Komang Bintara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan Menwa untuk bersinergi dengan Bawaslu Kota Denpasar.

“Menwa Ugrasena Bali siap bersinergi dengan Bawaslu Kota Denpasar dalam mendukung penguatan demokrasi serta pengawasan pemilu secara partisipatif, khususnya melalui edukasi kepada mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, menegaskan komitmen Bawaslu Kota Denpasar untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan.

“Kolaborasi dengan mahasiswa merupakan bagian penting dari strategi Bawaslu dalam membangun demokrasi yang kuat, berkelanjutan, dan berlandaskan partisipasi publik,” tegasnya.

Bawaslu Kota Denpasar berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi yang berkelanjutan dengan organisasi kemahasiswaan dalam rangka memperkuat pengawasan pemilu serta menjaga kualitas demokrasi di Kota Denpasar.

Penulis : Rian