Bawaslu Denpasar Jalin Konsolidasi Demokrasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar
|
Denpasar - Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto bersama Dewa Ayu Agung Manik Oktariani melaksanakan kunjungan ke Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar pada Sabtu (22/8/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana, dalam suasana diskusi yang hangat dan konstruktif.
Pertemuan ini menitikberatkan pada pentingnya konsolidasi demokrasi antara Bawaslu Kota Denpasar dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar sebagai bagian dari elemen strategis masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai penguatan partisipasi publik, peningkatan kualitas demokrasi, serta peran Bawaslu dan organisasi masyarakat dalam pendidikan politik.
Suyanto menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan salah satu agenda penting Bawaslu dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu.
“Konsolidasi demokrasi menjadi bagian dari agenda Bawaslu pada masa non-tahapan, termasuk sosialisasi kepada stakeholder seperti pemilih pemula serta peningkatan kapasitas internal,” ujarnya .
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar diharapkan dapat berkembang lebih lanjut dalam bentuk formal.
“Setelah pertemuan ini, kami akan mengupayakan penyusunan kerja sama dalam bentuk yang lebih formal sebagai langkah konkret memperkuat konsolidasi demokrasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi. Ia mengungkapkan bahwa tren partisipasi pemilih di Kota Denpasar menunjukkan tantangan tersendiri.
Lebih lanjut, Dewa Ayu Manik menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi demokrasi menjadi ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi terkait persiapan Pemilu 2029.
“Kegiatan seperti ini bertujuan untuk mendengar saran dan masukan dari masyarakat, sekaligus menyampaikan informasi mengenai persiapan pemilu ke depan,” ujarnya.
Dari pihak Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana menyambut baik upaya kolaborasi tersebut. Ia menekankan pentingnya pendidikan politik untuk meningkatkan kualitas pemilih.
“Pendidikan politik sangat diperlukan agar masyarakat dapat berkontribusi secara sadar dalam pemilihan, serta tidak terjebak pada praktik-praktik seperti politik uang,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pimpinan Daerah Muhammadiyah siap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam memperkuat demokrasi. “
"Persoalan demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi seperti Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar,” lanjutnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang lebih konkret dalam membangun sinergi antara Bawaslu Kota Denpasar dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar, khususnya dalam meningkatkan kesadaran politik, partisipasi pemilih, serta kualitas demokrasi di Kota Denpasar.
Penulis dan Foto : Muhammad Fauzaan
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar