Bawaslu Denpasar Perkuat Perencanaan Program, Manajemen Risiko, dan Integritas Kelembagaan
|
Denpasar – Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang semakin baik, Bawaslu Kota Denpasar menggelar Rapat Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pelaksanaan Program yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan, efektivitas pengelolaan anggaran, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program kelembagaan.
Perencanaan program yang terarah, pengelolaan anggaran yang akuntabel, serta penguatan integritas kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Pemilu. Upaya tersebut memerlukan evaluasi secara berkelanjutan guna memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan, kebutuhan organisasi, serta ketentuan yang berlaku.
Dalam pemaparannya, perwakilan Inspektorat Kota Denpasar, I Putu Maria Dona, menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, prinsip akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk melihat sejauh mana program telah dilaksanakan, tetapi juga memastikan setiap kegiatan direncanakan berdasarkan kebutuhan, memiliki indikator kinerja yang jelas, serta didukung pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan manajemen risiko sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi hambatan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan program. Menurutnya, penguatan manajemen risiko perlu diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar yang relevan serta pedoman Bawaslu Republik Indonesia.
“Setiap potensi risiko perlu diidentifikasi dan diantisipasi sejak tahap perencanaan. Dengan pengelolaan risiko yang baik, pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan tetap mengedepankan profesionalisme serta integritas kelembagaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi harus menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran.
“Keberhasilan suatu program tidak hanya dilihat dari besarnya penyerapan anggaran, tetapi juga dari sejauh mana tujuan kegiatan tercapai, kualitas hasil yang diperoleh, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan pertanggungjawaban yang akuntabel,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan melalui perencanaan yang matang, pengendalian risiko yang terukur, serta pengelolaan program dan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu yang semakin profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja kelembagaan.
Penulis dan Foto : Sundari dan Ari
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar