Bawaslu Goes to School Warnai MPLS SMAN 9 Denpasar, Cetak Kader Pengawasan Partisipatif
|
Denpasar, Bawaslu Denpasar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar terus memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui kegiatan sosialisasi kepemiluan. Terkini, sosialisasi dilakukan kepada siswa-siswi baru SMA Negeri 9 Denpasar yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).
Bertajuk “Bawaslu Goes to School”, sosialisasi ini disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, yang mengajak para peserta memahami pentingnya peran masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.
Dalam pemaparannya, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menjelaskan mengenai pihak-pihak yang terlibat sebagai penyelenggara pemilu, tugas dan fungsi Bawaslu, serta berbagai bentuk pelanggaran pemilu yang dapat terjadi, mulai dari pelanggaran administrasi, tindak pidana pemilu, hingga pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu. Ia juga memberikan sejumlah contoh kasus pelanggaran pemilu yang pernah terjadi, termasuk praktik politik uang (money politic) yang menjadi salah satu ancaman terhadap kualitas demokrasi.
Menurutnya, sosialisasi kepada siswa baru menjadi langkah strategis mengingat sebagian besar peserta akan memasuki usia 17 tahun pada Pemilu Tahun 2029 sehingga berstatus sebagai pemilih pemula. Oleh karena itu, pembekalan sejak dini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.
"Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Kami membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk generasi muda, untuk ikut mengawasi dan berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran. Kami berharap adik-adik nantinya dapat menjadi kader pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing," ujar Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Denpasar itu.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dengan aktif mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh narasumber. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat para peserta untuk memahami proses demokrasi dan pengawasan kepemiluan.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta, Bawaslu Kota Denpasar memberikan sejumlah kenang-kenangan kepada siswa dan siswi yang berani bertanya maupun berhasil menjawab pertanyaan selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap semakin banyak generasi muda yang memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara serta berkomitmen menjadi bagian dari pengawasan partisipatif guna mewujudkan Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Gus Mahendra dan Surya
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar