Lompat ke isi utama

Berita

Delapan PPPK Bawaslu Denpasar Tuntaskan Orientasi, Herwyn: Garda Terdepan Lindungi Hak Demokrasi Masyarakat

as

Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan Penutupan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Bali Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring, Kamis (23/7/2026).

Denpasar, Bawaslu Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan Penutupan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Bali Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring, Kamis (23/7/2026). Kegiatan penutupan secara resmi ditutup oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Herwyn JH Malonda.

Orientasi tersebut diikuti oleh 99 peserta yang merupakan PPPK Bawaslu Provinsi Bali dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali yang dilantik pada tahun 2025 maupun sebelumnya. Dari Bawaslu Kota Denpasar, sebanyak delapan orang PPPK mengikuti rangkaian kegiatan orientasi hingga penutupan.

Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda menyampaikan bahwa orientasi PPPK pada dasarnya merupakan salah satu persyaratan administratif bagi aparatur yang telah diangkat sebagai PPPK. Namun demikian, menurutnya, para peserta sejatinya telah menjalani proses orientasi jauh sebelum diangkat sebagai PPPK, yakni saat mengabdi sebagai Pegawai Non-PNS (PPNPN) maupun tenaga pendukung di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota.

Meski demikian, Herwyn menegaskan bahwa pelaksanaan orientasi ini tetap memiliki nilai strategis sebagai sarana penguatan kapasitas aparatur. Selain memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi kelembagaan, orientasi juga memberikan pengetahuan serta perspektif baru yang dapat mendukung pelaksanaan tugas peserta dalam kapasitasnya sebagai PPPK Bawaslu.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, dan netralitas sebagai aparatur pengawas pemilu. Menurutnya, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar setiap aparatur mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mengawal proses demokrasi.

"Saudara-saudara merupakan garda terdepan dalam memastikan hak-hak masyarakat dalam demokrasi tetap terlindungi. Oleh karena itu, jagalah integritas, netralitas, dan terus tingkatkan kapasitas diri sebagai aparatur pengawas pemilu," tegas Herwyn.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, menyambut baik selesainya rangkaian orientasi tersebut. Menurutnya, orientasi menjadi momentum penting bagi PPPK untuk memperkuat kompetensi sekaligus meneguhkan komitmen sebagai aparatur pengawas pemilu yang profesional.

"Kami berharap ilmu, pengalaman, dan pemahaman yang diperoleh selama orientasi dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Integritas, netralitas, dan semangat belajar harus terus dijaga agar seluruh PPPK mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mengawal demokrasi, khususnya di Kota Denpasar," ujar Hardy.

Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK Bawaslu, termasuk peserta dari Bawaslu Kota Denpasar, semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, berintegritas, serta berkontribusi dalam memperkuat kualitas pengawasan penyelenggaraan pemilu dan demokrasi di Indonesia.

Penulis dan Foto : Gus Mahendra

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar