Lompat ke isi utama

Berita

Dialog Interaktif di RPKD, Bawaslu dan KPU Kota Denpasar Tekankan Pentingnya Data Pemilih Akurat

as

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD), Kamis (21/5/2026).

Denpasar – Dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi melalui pemutakhiran data pemilih yang akurat dan bermartabat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD), Kamis (21/5/2026).

Dialog yang mengangkat tema “Data Pemilih Akurat, Demokrasi Bermartabat” tersebut menjadi ruang edukasi publik mengenai pentingnya validitas data pemilih dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, jujur, dan adil. Kegiatan dipandu oleh penyiar RPKD, Beny, serta menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, dan Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, menegaskan bahwa data pemilih merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu.

“Bawaslu fokus pada pengawasan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan guna memastikan masyarakat Kota Denpasar tidak kehilangan hak pilihnya pada Pemilu selanjutnya. Akurasi data sangat penting untuk menghindari berbagai persoalan, termasuk potensi pemilih tidak memenuhi syarat yang dapat memicu terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU),” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan data pemilih dilakukan sejak dini sebagai bentuk antisipasi sekaligus upaya menjaga kualitas demokrasi.

“Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memastikan generasi muda yang saat ini belum memenuhi syarat usia pemilih dapat terdata dengan baik ketika telah memiliki hak pilih pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, menyampaikan bahwa data pemilih memiliki peran penting dalam seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu.

“Pemilu merupakan wujud nyata demokrasi di Indonesia, dan data pemilih menjadi elemen krusial dalam menentukan jumlah serta distribusi pemilih di setiap wilayah. Oleh karena itu, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan komitmen KPU dalam menjaga kualitas data secara berkala dan berkesinambungan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa data pemilih bukan sekadar administrasi, melainkan berkaitan langsung dengan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

“KPU Kota Denpasar terus melakukan pembaruan data secara berkala melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Sinergi antara KPU dan Bawaslu menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemutakhiran data berjalan efektif serta meminimalkan potensi data ganda maupun pemilih yang belum terdaftar,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut, kedua lembaga juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan pemilih pemula di Kota Denpasar, untuk aktif menjaga kualitas demokrasi dengan memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih.

Menutup dialog interaktif, penyiar RPKD, Beny, menyampaikan bahwa tema “Data Pemilih Akurat, Demokrasi Bermartabat” memberikan pemahaman penting bagi masyarakat, terutama pemilih pemula.

“Pemahaman mengenai data pemilih sangat penting bagi warga yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya. Mengingat jumlah pemilih pemula terus bertambah setiap tahun, pengawalan data pemilih menjadi investasi jangka panjang dalam menyambut lahirnya generasi baru yang akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi,” tutupnya.

Melalui dialog interaktif di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) tersebut, diharapkan masyarakat Kota Denpasar semakin memahami pentingnya data pemilih yang akurat sebagai dasar terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis dan Foto : I Wayan Surni dan Kadek Wiga

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar