Lompat ke isi utama

Berita

HUT ke-81 RI, Bawaslu Denpasar Teguhkan Komitmen Mengawal Demokrasi yang Berdaulat dan Berkeadilan

as

Bawaslu Kota Denpasar menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Jalan Melati Nomor 18, Denpasar, pada Senin (17/8/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu Kota Denpasar untuk merefleksikan nilai-nilai kemerdekaan sekaligus memperkuat peran pengawasan dalam mengawal demokrasi dan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Jalan Melati Nomor 18, Denpasar, pada Senin (17/8/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu Kota Denpasar untuk merefleksikan nilai-nilai kemerdekaan sekaligus memperkuat peran pengawasan dalam mengawal demokrasi dan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

Upacara tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, Ni Wayan Eka Lestari, Suyanto, dan I Gusti Ngurah Agung Panji Negara Kelakan. Hadir pula Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar Ni Wayan Ernirusita beserta jajaran staf.

Kata “berdaulat” menggambarkan kemampuan Indonesia untuk berdiri secara mandiri serta menentukan arah pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bangsa sendiri. Dalam konteks demokrasi, kedaulatan juga tercermin melalui pelaksanaan pemilu yang memberikan ruang bagi rakyat untuk menggunakan hak politiknya secara bebas, langsung, umum, rahasia, jujur, dan adil.

Sementara itu, kata “adil” menunjukkan pentingnya pemerataan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Nilai keadilan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kerja-kerja pengawasan pemilu. Pemilu yang demokratis harus memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta maupun pemilih, sekaligus memastikan setiap tahapan berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, pengawasan pemilu menjadi bagian penting dalam menjaga agar proses demokrasi berjalan secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Adapun kata “makmur” menjadi simbol harapan agar kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Demokrasi yang sehat pada akhirnya tidak hanya diukur dari terlaksananya pemilu, tetapi juga dari kemampuan sistem demokrasi dalam menghasilkan pemerintahan yang legitimate, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Nilai-nilai tersebut juga menjadi relevan dengan tugas Bawaslu dalam memastikan proses demokrasi berjalan berdasarkan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Bagi Bawaslu Kota Denpasar, semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa demokrasi merupakan hasil perjuangan yang harus terus dijaga. Pengawasan pemilu tidak semata-mata dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga untuk menjaga hak konstitusional masyarakat, mencegah terjadinya pelanggaran, serta membangun kepercayaan publik terhadap proses dan hasil pemilu.

Melalui momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, jajaran Bawaslu Kota Denpasar meneguhkan komitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pengawasan partisipatif juga terus didorong dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

Penulis dan Foto : Mahendra

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar