Lompat ke isi utama

Berita

Merawat Kebhinekaan, Memperkuat Demokrasi melalui Sinergi Elemen Kebangsaan

As

Merawat kebhinekaan dan memperkuat demokrasi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi (KonsolDem) yang dilaksanakan Bawaslu Kota Denpasar bersama PETANESIA di Rumah Nuswantoro, Jalan Gunung Lange II, Pura Demak, Denpasar Barat pada, Kamis (10/9/2026).

Denpasar - Merawat kebhinekaan dan memperkuat demokrasi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi (KonsolDem) yang dilaksanakan Bawaslu Kota Denpasar bersama PETANESIA di Rumah Nuswantoro, Jalan Gunung Lange II, Pura Demak, Denpasar Barat pada, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema Merawat Kebhinekaan, Memperkuat Demokrasi: Sinergi Elemen Kebangsaan dalam Pengawasan Partisipatif, ini menjadi ruang dialog untuk memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, sekaligus mendorong pencegahan terhadap potensi politik identitas, politisasi SARA, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk disinformasi di ruang publik maupun ruang digital.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto. menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu.

Menurutnya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Organisasi masyarakat dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial yang melakukan pencegahan sejak dini terhadap berbagai praktik yang berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, menekankan bahwa pengawasan partisipatif membutuhkan ruang kolaborasi yang terbuka dan berkelanjutan.

Menurutnya, konsolidasi demokrasi menjadi wadah penting untuk menyerap perspektif, gagasan, serta masukan dari masyarakat guna memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pengawasan ke depan.

Ketua DPP PETANESIA, Ida Bagus Denny menyambut baik pelaksanaan Konsolidasi demokrasi tersebut. Menurutnya, sinergi antar-elemen kebangsaan menjadi semakin penting di tengah perkembangan ruang digital yang memungkinkan informasi, termasuk informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat, tersebar dengan cepat.

“Kami melihat pentingnya sinergi antar-elemen kebangsaan dalam menjaga kebhinekaan serta mencegah berkembangnya politik identitas dan ujaran kebencian, terutama di era digital,” ungkap Denny.

Konsolidasi demokrasi ini diharapkan tidak berhenti pada ruang diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi dan partisipasi nyata di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara penyelenggara pemilu, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen kebangsaan, pengawasan partisipatif diharapkan semakin kuat dalam menjaga demokrasi yang inklusif, berintegritas, dan berlandaskan semangat kebhinekaan di Kota Denpasar.

Penulis dan Foto : Muhammad Fauzaan

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar