Lompat ke isi utama

Berita

Merdeka Memilih, Merdeka Menentukan Masa Depan: Bawaslu dan KPU Denpasar Dorong Pemilih Cerdas Jelang 2029

As

Bawaslu Kota Denpasar bersama KPU Kota Denpasar mengingatkan masyarakat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga dan mengawal nilai-nilai demokrasi pada, Kamis (13/8/2026). Hal tersebut disampaikan melalui dialog interaktif di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) dengan tema “Merdeka Memilih, Merdeka Menentukan Masa Depan: Peran Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi Menuju Pemilu 2029”.

Denpasar - Bawaslu Kota Denpasar bersama KPU Kota Denpasar mengingatkan masyarakat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga dan mengawal nilai-nilai demokrasi pada, Kamis (13/8/2026). Hal tersebut disampaikan melalui dialog interaktif di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) dengan tema “Merdeka Memilih, Merdeka Menentukan Masa Depan: Peran Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi Menuju Pemilu 2029”. Dialog tersebut menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, bersama Anggota KPU Kota Denpasar, Randy Gusas.

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, mengatakan kemerdekaan dalam menentukan pilihan politik merupakan bagian dari hak konstitusional setiap warga negara. Menurutnya, kebebasan memilih tidak hanya dimaknai saat masyarakat memberikan suara di tempat pemungutan suara (TPS), tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam mengawal proses demokrasi setelah pemilu.

"Masyarakat harus semakin sadar bahwa hak pilih merupakan hak konstitusional yang harus digunakan secara mandiri, bebas dari tekanan, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya demokrasi agar tetap berjalan sesuai prinsip-prinsip yang berlaku," ujar Hardy.

Hardy menambahkan bahwa Bawaslu Kota Denpasar memiliki program inovasi PANDUMAWAS yang dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya demokrasi. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan LLDIKTI Wilayah VIII dan berbagai perguruan tinggi.

Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk memahami nilai-nilai demokrasi sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Selain itu, Bawaslu juga mengembangkan Program Desa Sadar Demokrasi dengan turun langsung ke desa dan kelurahan untuk memberikan edukasi kepada perangkat desa maupun masyarakat.

"Kami ingin generasi muda semakin peduli terhadap demokrasi. Mereka dapat menjadi agen perubahan sekaligus membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat," ungkap Hardy.

Sementara itu, Anggota KPU Kota Denpasar, Randy Gusas, mengatakan perjalanan 81 tahun kemerdekaan Indonesia telah diwarnai berbagai dinamika, termasuk dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan dengan ikut menentukan arah pembangunan melalui pemilu maupun keterlibatan aktif setelah pemilu.

“Kalau kita bicara pemilu 2024, kita sudah memilih pemimpin nasional maupun daerah. Namun, setelah itu yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat terus mengawal dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi,” ujarnya.

Menutup dialog tersebut, Hardy mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi agar tetap berjalan berdasarkan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL).

“Kemerdekaan memilih bukan sekadar hak yang diberikan negara, melainkan hak yang harus kita gunakan. Setiap suara yang kita berikan menentukan arah pembangunan Kota Denpasar. Mari bersama Bawaslu dan KPU Kota Denpasar menjaga demokrasi agar tetap berjalan luber dan jurdil dalam pemilihan-pemilihan ke depan.”

Penulis dan Foto : Ade dan Rini

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar