Pasca Kepengurusan Baru, Bawaslu Denpasar Jajaki Kerja Sama Pembentukan Saka Adhyasta Bersama Kwarcab Denpasar
|
Denpasar, Bawaslu Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar menerima kunjungan perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Denpasar, Rudianto, di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Senin (18/5/2026). Pertemuan ini digelar dalam rangka membahas penjajakan kerja sama pembentukan Saka Adhyasta pasca kepengurusan baru Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar.
Pertemuan tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, dan Suyanto serta jajaran staf sekretariat Bawaslu Kota Denpasar.
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas potensi kolaborasi melalui pembentukan Saka Adhyasta sebagai salah satu wadah strategis untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendukung pengawasan partisipatif. Terlebih lagi, penandatanganan nota kesepahaman telah dilakukan antara Kwarda Gerakan Pramuka Bali dan Bawaslu Provinsi Bali.
Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, menyampaikan bahwa penguatan pengawasan partisipatif memerlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pramuka.
“Melalui pembentukan Saka Adhyasta, diharapkan dapat tercipta ruang edukasi dan kolaborasi yang mendorong peningkatan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi,” ujar Dewa Ayu Manik.
Pada kesempatan tersebut, Rudianto menyambut baik penjajakan kerja sama yang dilakukan bersama Bawaslu Kota Denpasar. Ia menyampaikan kesiapan untuk mengatensi rencana perjanjian kerja sama terkait pembentukan Saka Adhyasta melalui koordinasi lebih lanjut di lingkungan internal Kwarcab Denpasar.
Selain itu, Rudianto juga memberikan masukan terkait peluang penguatan sosialisasi pengawasan partisipatif melalui kegiatan-kegiatan kepramukaan yang rutin dilaksanakan. Menurutnya, Bawaslu dapat memanfaatkan momentum pelatihan kepramukaan yang diselenggarakan oleh Kwarcab maupun jajaran di bawahnya yang umumnya dilaksanakan pada akhir pekan.
“Nantinya dapat disinergikan juga melalui kegiatan pelatihan kepramukaan yang rutin dilaksanakan. Biasanya Sabtu atau Minggu. Bawaslu dapat hadir untuk memberikan sosialisasi terkait demokrasi dan pengawasan partisipatif,” ujar Rudianto.
Selain membahas pembentukan Saka Adhyasta, pertemuan juga menjadi bagian dari upaya membangun konsolidasi demokrasi melalui sinergi antarlembaga. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan politik dan menumbuhkan semangat partisipasi masyarakat yang berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan semangat membangun kolaborasi antara Bawaslu Kota Denpasar dan Kwarcab Denpasar. Ke depan, hasil penjajakan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lanjutan guna merealisasikan program bersama dalam mendukung pengawasan partisipatif yang lebih luas.
Penulis dan Foto : Gus Mahendra
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar