Lompat ke isi utama

Berita

Pelantikan PNS dan Jabatan Fungsional Jadi Langkah Penguatan SDM Bawaslu Kota Denpasar

As

Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Bawaslu yang dilaksanakan secara hybrid, Selasa (19/5)

Denpasar - Bawaslu Kota Denpasar mengikuti kegiatan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Bawaslu yang dilaksanakan secara hybrid, Selasa (19/5). Kegiatan luring dipusatkan di Grand Sahid Jakarta, sementara jajaran Bawaslu Kota Denpasar mengikuti prosesi secara daring dari Kantor Bawaslu Kota Denpasar.

Pelaksanaan kegiatan di Bawaslu Kota Denpasar turut didampingi oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar bersama jajaran kepala subbagian. Kehadiran jajaran sekretariat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas dan profesionalisme aparatur di lingkungan kerja.

Pada kesempatan tersebut, terdapat tiga pegawai Bawaslu Kota Denpasar yang resmi dilantik dan menerima pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional. Pelantikan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan tugas sesuai bidang keahlian dan kompetensi masing-masing.

Adapun pegawai yang dilantik yaitu Ida Bagus Putu Mahendra, S.IP. sebagai Penata Kelola Pengawas Pemilihan Umum Ahli Pertama, Muhammad Fauzaan, S.H. sebagai Analis Hukum Ahli Pertama, serta Maulidday Eren Pramillenia, A.Md.M. sebagai Pranata Keuangan APBN Terampil.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait mengatakan pascapengambilan sumpah/janji, para CPNS telah resmi menjadi PNS. “Hari ini sah kalian menjadi PNS. Saat tes CPNS dulu, frekuensi ibadah dan doa meningkat agar bisa berada di posisi sekarang, dan hari ini itu sudah terwujud. Sekarang kita sudah sejawat,” jelas Ferdinand.

Lebih lanjut, Ferdinand menuturkan agar para PNS baru dapat bekerja baik dan fokus terhadap tujuan hidup yakni mengabdi kepada negara.

“Syarat bekerja adalah waras. Jadi hanya orang waras yang bisa berfikir dengan waras. Jangan berpikir yang aneh-aneh. Fokus dengan kerja dan tujuan hidup kalian,” tambahnya.

Usai pelantikan, para PNS yang baru dilantik akan mengikuti sejumlah pembekalan sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas aparatur. Pembekalan tersebut mencakup berbagai materi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan budaya kerja di lingkungan Bawaslu.

Materi yang akan diberikan meliputi perencanaan, pengelolaan keuangan, budaya kerja, kode etik, hingga peningkatan kesadaran hukum. Melalui rangkaian pembekalan tersebut, diharapkan para pegawai dapat menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai kelembagaan Bawaslu.

Penulis dan foto : Gus Mahendra

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar