Bawaslu Kota Denpasar Hadiri TERAS Talk Vol. 2: Petakan Risiko AI dan Mitigasi Jelang Pemilu 2029
|
Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar menghadiri kegiatan TERAS Talk Vol. 2 bertema “Demokrasi Digital: Memetakan Risiko AI dalam Pemilu 2029 dan Langkah Mitigasi Bawaslu” sebagai upaya memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi tantangan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada penyelenggaraan Pemilu 2029. Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto, secara daring melalui aplikasi Zoom pada Kamis (30/7/2026) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Badung.
Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta menyampaikan bahwa TERAS Talk Vol. 2 hadir sebagai ruang diskusi strategis dalam merespons cepatnya laju perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berdampak langsung pada dinamika politik dan pemilu. Forum ini diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif dalam memetakan potensi ancaman digital, seperti disinformasi berbasis AI, deepfake, hingga manipulasi opini publik menjelang Pemilu 2029.
Rangkaian webinar dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber yaitu Akademisi FISIP Universitas Udayana, Dr. Efatha Filomeno Borromeu Duarte, S.IP dan Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Gede Sutrawan mengenai visi, tantangan, serta peta jalan pengawasan pemilu di era digital. Pada sesi tersebut dibahas secara mendalam berbagai strategi penguatan kapasitas pengawasan teknologis, penyusunan regulasi mitigasi risiko, pengembangan instrumen deteksi dini konten hoaks berbasis AI, pentingnya literasi digital bagi pemilih serta Demokrasi Digital.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang melibatkan para peserta dengan narasumber secara aktif. Berbagai gagasan, pertanyaan, serta pandangan kritis mengemuka selama diskusi berlangsung sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kolaborasi bersama dalam mengawal proses demokrasi yang bersih, adil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Partisipasi Bawaslu Kota Denpasar dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan lembaga dalam merespons perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dinamika demokrasi. Melalui penguatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi antarlembaga, Bawaslu Kota Denpasar terus mempersiapkan langkah-langkah mitigasi terhadap berbagai potensi risiko penggunaan Artificial Intelligence (AI), sehingga pengawasan Pemilu 2029 dapat dilaksanakan secara lebih efektif, adaptif, dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Muhammad Fauzaan
Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar