Bahas Peran Strategis Kader HMI bersama Bawaslu Denpasar
|
Denpasar, Bawaslu Denpasar- Kembali Bawaslu Denpasar menjadi pembicara pada Intermediate Training(LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Denpasar bertempat di Balai Diklat Keagamaan Denpasar, Jalan Raya Mengwi
No,Km. 14, Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Rabu(21/05)
Pelatihan ini mengharapkan terbinanya kader HMI yang mempunyai kemampuan intelektual untuk memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam ruang lingkup organisasi. Adapun pelatihan ini berlangsung selama 5 hari dan diikuti oleh sejumlah 30 mahasiswa yang berasal dari Bali maupun luar Bali.
Pada kesempatan ini materi dibawakan oleh Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Suyanto dengan topik “Wawasan Nusantara: Memperkokoh Ketahanan dan Persatuan Bangsa”. Dalam pemaparannya Suyanto turut membahas mengenai peran strategis kader HMI khususnya dalam terlaksananya demokrasi di Indonesia masa mendatang.
“Kader HMI ini nantinya mesti bisa memberikan pendidikan politik di kampus dan masyarakat, juga wajib turut aktif berpatisipasi mengawal pemilu maupun pilkada di daerah masing-masing di Indonesia. Sebagai kaum muda yang akan meneruskan demokrasi di Indonesia ini kalian wajib mendorong partisipasi politik yang berbasis nilai. Jangan ikut-ikutan melakukan atau menyebarkan hoax di media sosial, jangan sekali-sekali ikut meramaikan media sosial dengan ujaran kebencian dan hujatan-hujatan yang malah memecah belah” tegas Suyanto
Ditekankan kembali oleh Suyanto bahwa sebagai generasi muda diharapkan kader HMI wajib memahami dan mampu menemukan solusi dari tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan Pemilu yang kompleks, diantaranya terkait politik uang, polarisasi integritas maupun disinformasi serta hoax yang masif beredar. Karena Indonesia bukan sekadar tanah air, tetapi cita-cita dan perjuangan bersama yang mana tantangan hari ini menuntut kader HMI untuk hadir sebagai penjaga bangsa, bukan hanya pengamat.
Diakhir kelas pelatihan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama.