Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Denpasar Perkuat Kolaborasi lewat Kerjasama Dengan FH Warmadewa

As

Bawaslu Denpasar saat melakukan audiensi bersama Dekan FH Universitas Warmadewa

Denpasar - Dalam rangka penguatan sinergitas kelembagaan dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif, serta pengembangan akademis pasca Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Kota Denpasar melakukan audiensi dengan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa pada Jumat (31/10/2025).

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana menyampaikan bahwa Bawaslu Denpasar sudah menjadi satker (satuan kerja), yang aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan.

“Kami di Bawaslu Denpasar membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan magang, agar mereka dapat memahami tugas dan fungsi Bawaslu, baik dalam tahapan pemilu maupun di luar tahapan, juga harapan kami dapat terus berkolaborasi dengan fakultas-fakultas lainnya, sekaligus berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa yang melaksanakan magang di Bawaslu Denpasar," ungkap Hardy.

Menanggapi yang disampaikan oleh Bawaslu Kota Denpasar, Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Warmadewa adalah Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H. mengatakan dalam memperkuat institusi, diperlukan kerjasama kemitraan dengan lembaga lain.

"Kami sangat terbuka terhadap setiap bentuk kemitraan yang dapat memperkuat program institusi. Fakultas Hukum Warmadewa sering melaksanakan kegiatan sosialisasi, dan kami berharap Bawaslu dapat turut serta memperkenalkan lembaganya kepada mahasiswa", ujarnya.

Ia juga mendorong agar rencana kerja sama segera dituangkan dalam bentuk perjanjian formal.

“Kami berharap Bawaslu dapat menyiapkan draft perjanjian kerja sama. Selain itu, kami akan memetakan mahasiswa yang berpotensi mengikuti program MBKM di Bawaslu nanti,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Dr. I Made Aditya Mantara Putra, S.H., M.H., mengapresiasi langkah Bawaslu Denpasar yang proaktif menjalin kolaborasi.

"Terima kasih kepada Bawaslu Denpasar atas audiensi ini. Kami selalu membuka ruang bagi kerja sama yang bersifat positif. Harapan kami, kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” tegasnya.

Selanjutnya, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menambahkan bahwa selain penerimaan mahasiswa magang, Bawaslu juga aktif melakukan sosialisasi di perguruan tinggi.

“Selain membuka kesempatan magang, kami di Bawaslu Denpasar juga rutin hadir ke kampus-kampus untuk memberikan sosialisasi kepemiluan, baik dalam seminar maupun kegiatan pengenalan mahasiswa baru. Terkait kerja sama ini, kami akan menyiapkan draft perjanjian yang nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampus,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Agung Panji Negara Kelakan menyampaikan rencana kolaborasi dalam bentuk kegiatan akademis dan praktik hukum.

“Kami berencana mengadakan kegiatan moot court atau sidang peradilan semu bertema tindak pidana pemilu. Selain itu, diskusi kepemiluan juga bisa menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kota Denpasar, Nuansa Rahmadi, turut menekankan pentingnya pengalaman praktis bagi mahasiswa magang.

“Kami ingin mahasiswa magang di Bawaslu tidak hanya menjalankan kegiatan administratif, tetapi juga belajar langsung mengenai kepemiluan. Karena itu, kami terus mendorong pelaksanaan magang yang lebih terarah,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Denpasar telah menyiapkan rencana pembelajaran melalui program “PANDU MAWAS” (Panduan Pengawasan Mahasiswa) yang disusun oleh Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Kota Denpasar. Program ini menjadi panduan kegiatan pembelajaran bagi mahasiswa magang di lingkungan Bawaslu Kota Denpasar.