Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Denpasar Rangkul FEB Warmadewa dalam Pengawasan Partisipatif

As

Bawaslu Denpasar berfoto  jajaran setelah melakukan audiensi dengan FEB Unwar

Denpasar - Dalam rangka penguatan sinergitas kelembagaan dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif, serta pengembangan akademis pasca Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Kota Denpasar melakukan audiensi dengan Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa pada Selasa (11/11).

Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan menjalin kerja sama sekaligus memperkenalkan Bawaslu Denpasar lebih luas kepada civitas akademika Universitas Warmadewa.

“Besar keinginan kami ingin menjalin kerjasama dengan fakultas ini, dan memberikan manfaat yang baik kepada kedua belah pihak. Di Bawaslu Denpasar, kami juga membuka ruang kolaborasi untuk mahasiswa yang sedang melaksanakan magang", tegas Hardy.

Lebih lanjut, Hardy menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilu terdapat aspek dana kampanye yang erat kaitannya dengan bidang ekonomi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan baik dan membantu kami memahami lebih dalam aspek ekonomi dalam penyelenggaraan Pemilu,” pungkasnya.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar I Gusti Ngurah Agung Panji Negara Kelakan mengatakan bahwa Bawaslu Denpasar memiliki jangkauan yang luas terkait dengan demokrasi, kerja sama dengan Fakultas Ekonomi akan membuka peluang besar bagi penguatan pendidikan demokrasi di kalangan mahasiswa.

“Bawaslu Denpasar memiliki ruang yang luas dalam membangun kesadaran demokrasi. Ke depan, kami berharap mahasiswa FEB dapat turut serta dalam sosialisasi pengawasan partisipatif, serta memberikan masukan dari perspektif ekonomi,” ujar Panji

Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan FEB Warmadewa, I Ketut Selamet, menyambut baik inisiatif Bawaslu Denpasar.

“Harapan kami terkait dengan kerjasama yang akan dilakukan, kami akan menindaklanjuti rencana ini bersama dekan untuk membahas isi perjanjian kerja sama lebih lanjut, dan semoga demokrasi di Kota Denpasar dapat berjalan dengan baik.” ungkapnya

Tak ketinggalan, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Denpasar, Nuansa Rahmadi menyampaikan bahwa pelibatan kalangan akademisi sangat penting dalam pengawasan partisipatif.

“Kami ingin mengajak seluruh pihak, termasuk mahasiswa, untuk berperan aktif dalam memperkuat demokrasi. Melalui program Pandu Mawas (Panduan Pengawasan), mahasiswa dapat belajar langsung mengenai praktik pengawasan partisipatif dalam dunia Pemilu,” tutupnya.