Bawaslu Dorong Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu Modern
|
Denpasar – Sebagai upaya mendukung penguatan pengawasan Pemilu berbasis digital, Bawaslu Kota Denpasar menghadiri kegiatan Literasi Data untuk Pengawasan Pemilu dengan tema: “Sinergi Universitas dan Pengawas Pemilu melalui Literasi Data” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari kalangan pegiat pemilu dan akademisi tersebut diselenggarakan di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada Selasa (2/12) siang.
“Pengawasan yang kuat memastikan setiap tahapan pemilu berlangsung sesuai aturan, adil, dan bebas dari penyimpangan,” ujar Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu RI, Dr. Puadi saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menambahkan bahwa era digital menuntut pengawas pemilu mampu mengolah dan menafsirkan data, bukan hanya mengandalkan metode konvensional.
Kegiatan ini turut melibatkan Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, yang dinilai memiliki peran strategis dalam penguatan literasi data melalui nilai dharma, etika, dan kearifan lokal Bali. Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa pascasarjana UHN IGB Sugriwa serta mahasiswa pascasarjana Universitas Udayana. Sinergi ini diharapkan mendorong peningkatan kemampuan riset mahasiswa dan akademisi, khususnya terkait pemanfaatan data publik dalam penelitian kepemiluan.
Dalam materi yang disampaikan, Bawaslu RI menyoroti masih rendahnya literasi data di kalangan akademik sehingga perlu diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan. Putusan MK Nomor 135 juga disebut sebagai tonggak baru tata kelola data pemilih, yang menuntut kapasitas analisis data lebih komprehensif.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bedah buku “Dinamika Pengawasan Pemilu : Peran Bawaslu dan Interaksi Kepentingan” yang menggarisbawahi pentingnya bukti empiris dalam pengawasan. Melalui kolaborasi ini, Bawaslu RI berharap literasi data dapat menjadi fondasi pengawasan pemilu yang lebih transparan, terstruktur, dan berintegritas.