Bawaslu Kota Denpasar Ajak Pemilih Pemula Jadi Agen Perubahan Demokrasi
|
Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Politik dan Demokrasi di SMA Dwijendra Denpasar yang dihadiri 250 siswa bertempat di Aula Sadu Gocara dengan mengusung tema “Pemilih Pemula sebagai Agen Perubahan dalam Mengawal Demokrasi di Kota Denpasar”, Rabu 03/09/2025.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Denpasar I Putu Hardy Sarjana menegaskan bahwa siswa yang akan menjadi pemilih pemula memiliki peran strategis dalam memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan berintegritas serta menekankan pentingnya pemahaman siswa terhadap regulasi dan mekanisme kepemiluan sebagai bekal awal dalam menumbuhkan kesadaran hukum dan demokrasi. Generasi muda bukan hanya sebagai peserta dalam pemilu, tetapi juga pengawas partisipatif yang dapat mencegah praktik pelanggaran yang terjadi.
“Anak muda adalah kekuatan moral yang mampu menjadi agen perubahan. Dengan memahami hak pilih dan pentingnya pengawasan partisipatif, pemilih pemula bisa ikut mengawal demokrasi agar tetap sehat dan bermartabat di kota denpasar” ujar Hardy.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa SMA Dwijendra. Mereka aktif berdiskusi terkait isu politik, peran Bawaslu Kota Denpasar, hingga langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan pemilih pemula untuk menjaga demokrasi di lingkungannya.
Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap tumbuh kesadaran politik dan Demokrasi sejak dini, sehingga generasi muda mampu berperan aktif dalam mendorong terciptanya pemilu dan pemilihan yang berkualitas di Kota Denpasar.
“Demokrasi tidak hanya milik politisi atau penyelenggara pemilu. Demokrasi adalah milik kita semua. Oleh karena itu, mari kita kawal bersama agar Denpasar menjadi contoh kota dengan partisipasi politik yang cerdas dan berintegritas,” pungkasnya.