Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Denpasar dan Bawaslu Provinsi Bali Jajaki Kerja Sama Pengawasan Partisipatif dengan Universitas Mahasaraswati Denpasar

As

Denpasar, Bawaslu Denpasar — Bawaslu Kota Denpasar bersama Bawaslu Provinsi Bali melakukan kunjungan ke Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar dalam rangka menjajaki kerja sama pengawasan partisipatif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan. Jumat (23/05).

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 di Bali berjalan lancar berkat partisipasi aktif masyarakat. Untuk memperkuat pengawasan ke depan, Bawaslu menggandeng kampus dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik.

“Kami berharap UNMAS dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas pemahaman mahasiswa terkait kepemiluan, serta memberi ruang bagi Bawaslu untuk terlibat dalam kegiatan kampus,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana, menambahkan bahwa kerja sama ini akan difokuskan pada pendidikan politik dan sosialisasi pengawasan partisipatif yang menyasar kalangan mahasiswa sebagai pemilih muda.

Sementara itu, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Denpasar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga berharap UNMAS dapat membuka peluang magang bagi mahasiswa di Bawaslu, serta melibatkan Bawaslu dalam kegiatan seperti ospek untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengawasan partisipatif.

Rektor UNMAS Denpasar, Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan kampus dalam program ini. Mahasiswa perlu dibekali pengetahuan kepemiluan agar mereka siap menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat dan transparan,” ujarnya.

UNMAS berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang melibatkan Bawaslu, sebagai bagian dari kontribusi akademik terhadap penguatan demokrasi di tingkat lokal.