Bawaslu Kota Denpasar dan Pimpinan Muhammadiyah Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
|
Denpasar, — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar menjalin silaturahmi sekaligus membangun kerja sama strategis dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Denpasar dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pimpinan Muhammadiyah Denpasar ini dihadiri langsung oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Suyanto dan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat , Dewa Agung Ayu Manik Oktariani bersama staff kesekretariatan dengan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Denpasar Tatang Wisnu Wardhana, beserta wakil ketua dan pengurus lainnya. Sabtu (27/09).
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi, serta mendorong peran organisasi masyarakat dalam menjaga proses demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Suyanto menyampaikan bahwa Bawaslu Kota Denpasar tidak bisa bekerja sendirian dalam melakukan pencegahan, pengawasan, dan penyelesaian sengketa Pemilu maupun Pilkada. Peran serta masyarakat, khususnya Muhammadiyah Kota Denpasar, menjadi peranan penting dalam menjaga suasana politik tetap kondusif dan demokratis. Berkolaborasi dapat dilakukan dengan partisipasi masyarakat melalui diskusi terkait dengan regulasi kepemiluan" ujarnya
Selanjutnya Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas, Dewa Agung Ayu Manik Oktariani menyampaikan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah. Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membahas berbagai bentuk kerja sama ke depan, termasuk penyuluhan kepemiluan, pelibatan kader Muhammadiyah dalam program pengawasan partisipatif, serta edukasi politik kepada masyarakat", tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Denpasar Tatang Wisnu Wardhana menyambut baik inisiatif silaturahmi ini dan menyatakan kesiapan Muhammadiyah untuk turut berperan aktif dalam pengawasan partisipatif, baik melalui kader maupun jaringan pendidikan dan dakwah Muhammadiyah. “Kami siap mendukung upaya Bawaslu untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ungkapnya.
Selain membahas isu pengawasan, pertemuan ini juga menekankan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda dan masyarakat pada umumnya serta upaya menjaga toleransi dan kerukunan di wilayah Kota Denpasar.
Bawaslu Kota Denpasar dan Muhammadiyah Kota Denpasar terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi, baik dalam bentuk diskusi, pelatihan, maupun kegiatan pengawasan bersama, guna memastikan proses demokrasi berjalan berjalan dengan lancar, menunjukkan partisipasi aktif dari masyarakat.