Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Denpasar Galakkan Penguatan Demokrasi bagi Mahasiswa

As

Denpasar – Bawaslu Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penguatan demokrasi yang diikuti oleh mahasiswa Universitas ISI Denpasar dan Universitas Warmadewa. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu Kota Denpasar serta menghadirkan Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali, I Gede Sutrawan, sebagai narasumber utama, Senin (22/12) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, I Gede Sutrawan menyampaikan materi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya dalam konteks penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Mahasiswa didorong untuk memahami prinsip-prinsip dasar demokrasi dan politik, supremasi hukum, serta peran masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Pada dasarnya pendidikan politik tidak hanya dimaksudkan untuk mencerdaskan kalangan tertentu, tetapi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa. Dalam perkembangannya, politik selalu berjalan seiring dengan paradigma yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendidikan politik dan penguatan demokrasi agar tujuan demokrasi dapat tercapai secara optimal, tidak sekadar sebagai sarana pergantian kekuasaan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dan pengontrol sosial (social control) dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, peningkatan literasi kepemiluan dan pemahaman hukum Pemilu menjadi penting agar mahasiswa mampu berpartisipasi secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.

“Dalam politik dan demokrasi, bentuk dan penerapannya dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan dengan tujuan menemukan bentuk yang ideal. Di sinilah mahasiswa memiliki peran penting, antara lain melalui pemberian masukan dan kritik kepada para pemangku kepentingan demi kemajuan dan peningkatan kualitas demokrasi,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Hal tersebut terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu aktual kepemiluan serta tantangan demokrasi ke depan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen generasi muda untuk terlibat dalam penguatan demokrasi, sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu, masyarakat, dan kalangan akademisi dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.