Lompat ke isi utama

Berita

Dari Regulasi hingga Partisipasi: Diskusi Hukum Bawaslu Denpasar Bahas Evaluasi Pemilu 2024

As

Denpasar, Bawaslu Kota Denpasar – Pasca Pemilu 2024, Bawaslu Kota Denpasar menggelar Diskusi Hukum bertema “Evaluasi Pemilihan Serentak Tahun 2024”, yang melibatkan sejumlah organisasi kemahasiswaan. Kegiatan yang diselenggarakan di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali ini bertujuan untuk menjaring pandangan serta masukan dari kalangan muda terhadap pelaksanaan pemilu yang baru saja berlalu guna evaluasi kedepan. Minggu (01/06).

"Mahasiswa adalah elemen penting dalam demokrasi. Suara mereka bukan hanya penting saat pemilu, tetapi juga dalam proses evaluasi dan perbaikan sistem ke depan,” ujar Ketua Bawaslu Kota Denpasar, I Putu Hardy Sarjana saat membuka kegiatan tersebut.

I Gede Sutrawan, Anggota Bawaslu Provinsi Bali, dari sisi pengawasan, menekankan pentingnya sinergi antara pengawas dan masyarakat.

“Salah satu hal yang menjadi evaluasi adalah bagaimana masyarakat itu partisipatif, baik dalam mengawasi maupun melaporkan” tegasnya.

Senada dengan itu, Suyanto, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen untuk meningkatkan pengawasan di masa yang akan datang.

“Melalui forum seperti ini, kami ingin mendengar langsung suara publik, khususnya generasi muda, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” katanya.

Anggota KPU Kota Denpasar, I Made Windia, mengapresiasi peran pengawasan yang dijalankan oleh Bawaslu Kota Denpasar.

“Pengawasan yang dilakukan oleh bawaslu itu merupakan bagian dari evaluasi, setiap rekomendasi dan saran perbaikan dari Bawaslu selalu ditindaklanjuti oleh KPU secara berjenjang dan sesuai dengan mekanisme internal ,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Borromeau Duarte, menyoroti pentingnya perbaikan regulasi kepemiluan.

“Pemilu bukan hanya soal menang dan kalah. Kita perlu membangun ekosistem hukum yang adil dan partisipatif agar demokrasi tidak sekadar prosedural,” ucapnya.

Keterlibatan aktif organisasi mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan integritas pemilu di Kota Denpasar.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, I Gusti Ngurah Agung Panji Negara Kelakan, Ni Wayan Eka Lestari, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar, Ni Wayan Ernirusita, serta Kesekretariatan Bawaslu Kota Denpasar.

Penulis : Sonia

Foto : Surya