Evaluasi Pengawasan, Bawaslu Denpasar Fokus pada Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
|
Denpasar – Sebagai upaya memperkuat kualitas pengawasan pemilu di masa mendatang, Bawaslu Kota Denpasar menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Tahun 2025 di Kantor Bawaslu Kota Denpasar. Kegiatan yang menghadirkan KPU Kota Denpasar ini bertempat di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kota Denpasar pada Kamis (13/11) pagi.
Rapat ini menjadi momentum penting untuk meninjau kembali capaian kinerja pengawasan selama tahun berjalan, sekaligus merumuskan langkah strategis guna menghadapi tantangan pengawasan pada tahapan pemilu berikutnya.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, dalam sambutannya menekankan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dari proses pengawasan yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengidentifikasi apa saja yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Harapannya, hasil evaluasi ini dapat menjadi dasar penguatan strategi pengawasan yang lebih partisipatif dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya memperkuat pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang menjadi fondasi bagi terselenggaranya pemilu yang berkualitas.
“Data pemilih yang akurat menjadi kunci keberhasilan pemilu yang berintegritas. Karena itu, Bawaslu Denpasar terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan PDPB agar tidak ada warga yang kehilangan hak pilih maupun terdaftar ganda,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Bawaslu Denpasar secara rutin melakukan uji petik terhadap data hasil PDPB sebagai bentuk pengawasan langsung di lapangan.
“Melalui pelaksanaan uji petik, kami dapat mencocokkan langsung antara data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan. Hasil dari uji petik ini menjadi bahan penting dalam menyusun saran perbaikan kepada KPU, agar akurasi data pemilih terus terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kota Denpasar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu Denpasar dalam membangun sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu.
“Evaluasi bersama ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara KPU dan Bawaslu, agar setiap tahapan pemilu dapat berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Bali, Ni Luh Supri Cahayani menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam pelaksanaan pengawasan.
“Kualitas pengawasan sangat ditentukan oleh sejauh mana jajaran di daerah mampu melakukan tindak lanjut atas hasil evaluasi. Setiap masukan dan temuan dari kegiatan ini harus diolah menjadi rekomendasi nyata untuk memperkuat sistem pengawasan kita di tahun mendatang,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Denpasar berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan pengawasan penyelenggaraan pemilu di Kota Denpasar berjalan lebih efektif, profesional, dan berintegritas.
Penulis dan foto : Sonia