Lompat ke isi utama

Berita

Ikuti Gebyar Donor Darah Pramuka, Momentum Bawaslu Denpasar Perkuat Konsolidasi Demokrasi

As

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar dalam Gebyar Donor Darah (Gedor) yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Denpasar menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi demokrasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9/2026), tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.

Denpasar - Kehadiran Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar dalam Gebyar Donor Darah (Gedor) yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Denpasar menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi demokrasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9/2026), tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.

Bawaslu Kota Denpasar hadir melalui Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, Kepala Sekretariat Ni Wayan Ernirusita, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas Nuansa Rahmadi, serta jajaran staf. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar yang juga Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh I Kadek Agus Arya Wibawa, kemudian dilanjutkan dengan donor darah dan sejumlah perlombaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut, Bawaslu Kota Denpasar turut berpartisipasi dalam donor darah. Kepala Sekretariat Ni Wayan Ernirusita dan Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Humas Nuansa Rahmadi menjadi perwakilan Bawaslu dalam kegiatan donor darah.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani mengatakan keterlibatan Bawaslu dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi. Menurutnya, ruang interaksi seperti ini penting untuk memperkuat jejaring dalam mendukung pengawasan partisipatif.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi kita untuk membangun kebersamaan dan memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak. Semangat kepedulian dan gotong royong yang ditunjukkan melalui donor darah juga merupakan nilai positif yang penting untuk terus kita tumbuhkan di tengah masyarakat,” ujar Dewa Ayu Manik.

Ia menambahkan, konsolidasi demokrasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan yang secara langsung berkaitan dengan tahapan pemilu. Hubungan dan komunikasi yang baik dengan pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas, serta berbagai elemen lainnya juga diperlukan untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

“Konsolidasi demokrasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan yang secara langsung berkaitan dengan pemilu. Membangun jejaring, komunikasi, dan kepercayaan dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam memperkuat demokrasi,” tambahnya.

Momentum Gebyar Donor Darah tersebut sekaligus dimanfaatkan Bawaslu Kota Denpasar untuk membangun komunikasi dan konsolidasi bersama Wakil Wali Kota Denpasar, Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar, serta jajaran instansi dan elemen masyarakat yang hadir.

Melalui sinergi yang terus dibangun, Bawaslu Kota Denpasar berkomitmen memperluas jejaring pengawasan partisipatif. Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, termasuk melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Penulis dan Foto : Mahendra dan Sutama

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar