Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Alam Bali dari Pura Taman Ayun, Bawaslu Denpasar Ikuti JALA Bawaslu Bali Seri Keenam

As

Bawaslu Kota Denpasar turut ambil bagian dalam Jaga Alam dan Lingkungan (JALA) Bawaslu Provinsi Bali Seri Keenam yang digelar pada Rabu (16/9/2026).

Badung, Bawaslu Denpasar — Semangat menjaga kelestarian alam Bali digaungkan dari lingkungan Pura Taman Ayun, Mengwi, Kabupaten Badung. Bawaslu Kota Denpasar turut ambil bagian dalam Jaga Alam dan Lingkungan (JALA) Bawaslu Provinsi Bali Seri Keenam yang digelar pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani dan Suyanto, Kasubbag, serta staf Sekretariat Bawaslu Kota Denpasar yang turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan.

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan JALA kali ini merupakan seri keenam yang berlokasi di Kabupaten Badung.

Menurutnya, lingkungan Pura Taman Ayun menjadi lokasi yang strategis untuk pelaksanaan kegiatan bakti sosial. Selain memiliki lingkungan yang cukup bersih, kegiatan JALA di lokasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi jajaran pengawas pemilu se-Bali bersama stakeholder.

“Pelaksanaan JALA kali ini merupakan yang keenam dan dilaksanakan di Kabupaten Badung. Areal Pura Taman Ayun cukup bersih dan strategis sebagai tempat pelaksanaan bakti sosial,” ujar Agus.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat, tidak hanya bagi jajaran Bawaslu, tetapi juga bagi kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar.

Usai pembukaan, rangkaian JALA Bawaslu Bali dilanjutkan dengan persembahyangan bersama. Kegiatan kemudian diisi dengan penanaman bibit pohon di areal Pura Taman Ayun sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Tidak hanya menanam pohon, peserta juga melakukan pelepasan burung kitiran sebanyak tujuh pasang. Selanjutnya, benih ikan kaper dilepasliarkan di sungai, waduk, atau aliran air yang berada di depan kawasan Pura Taman Ayun.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani, menyampaikan bahwa JALA menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

“JALA menjadi momentum bagi kita untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan. Penanaman pohon, pelepasan burung, dan benih ikan merupakan bentuk sederhana kepedulian kita terhadap alam yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ujar Dewa Ayu Manik.

Menurutnya, kegiatan JALA juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan antarpengawas pemilu di Bali. Pertemuan dalam kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi di luar pelaksanaan tugas pengawasan.

“Selain menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarjajaran Bawaslu se-Bali. Semangat kebersamaan ini penting untuk terus dijaga dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan lingkungan selesai, JALA Bawaslu Bali dilanjutkan dengan penutupan dan makan bersama seluruh peserta.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Anggota Bawaslu Provinsi Bali sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat, I Nyoman Gede Putra Wiratma. Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan JALA Seri Keenam telah berlangsung dengan baik. Ia menambahkan, pelaksanaan JALA akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen Bawaslu Bali terhadap kepedulian lingkungan. Untuk pelaksanaan berikutnya, JALA Bawaslu Provinsi Bali akan digelar di Kabupaten Tabanan.

“Pelaksanaan kegiatan hari ini sudah berlangsung dengan baik. Ini merupakan komitmen Bawaslu dalam menjaga alam dan lingkungan,” pungkasnya.

Penulis dan Foto : Gus Mahendra

Editor : Humas Bawaslu Kota Denpasar