Lompat ke isi utama

Berita

Jajaki Kerja Sama Penyiaran dengan RRI, Bawaslu Denpasar Siap Lebarkan Edukasi Pengawasan

As

Denpasar,-  Usai menjadi narasumber dalam program siaran langsung di RRI Pro 2 Denpasar, Bawaslu Kota Denpasar bersama KPU Kota Denpasar melanjutkan kegiatan dengan melakukan koordinasi lebih lanjut bersama jajaran RRI Denpasar. Senin (23/06).

Kegiatan ini merupakan langkah awal penjajakan kerja sama dalam bidang penyiaran sosialisasi kepemiluan melalui platform radio milik RRI. Rombongan Bawaslu Kota Denpasar dan KPU Kota Denpasar disambut langsung oleh Katim Bidang LPU RRI Denpasar, Euis M. Mardiana, beserta jajaran.

Pertemuan ini membahas peluang sinergi antara penyelenggara pemilu dan media publik untuk menghadirkan program-program siaran yang bersifat edukatif, khususnya dalam membangun kesadaran pengawasan partisipatif hingga keterlibatan Bawaslu dan KPU sebagai narasumber tetap dalam program-program dialog publik yang dimiliki oleh RRI Denpasar.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menyampaikan bahwa media radio masih memiliki peran penting sebagai sarana sosialisasi yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Kita lihat RRI Denpasar itu sebagai mitra strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kepemiluan, khususnya dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan. Lewat siaran radio, kami ingin membangun kesadaran bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama" ujarnya.

Senada dengan hal tersebut,  Anggota KPU Kota Denpasar, Randy Gusas, menekankan pentingnya literasi kepemiluan yang mudah diakses oleh masyarakat, terutama melalui media siar yang sudah dikenal luas.

"Kami di KPU ingin menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menyampaikan informasi pemilu dengan cara yang sederhana, tepat sasaran, dan berkelanjutan” ungkap Randy.

Sementara itu, Euis M. Mardiana menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan RRI Denpasar untuk mendukung penyiaran informasi yang bersifat edukatif, khususnya terkait kepemiluan dan pengawasan partisipatif.

"RRI sebagai media publik tentu memiliki komitmen untuk mendukung sosialisasi yang mendidik dan mendorong partisipasi aktif warga. Kami siap bersinergi dengan Bawaslu dan KPU dalam membangun ruang-ruang siar yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama menjelang momentum pemilu", jelasnya.

Koordinasi ini menjadi langkah awal yang diharapkan segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama. Harapannya, ke depan akan hadir program-program siaran edukatif yang disampaikan secara berkala melalui frekuensi publik RRI Denpasar menjelang tahapan Pemilu berikutnya.

Penulis dan Foto : Sonia