Lompat ke isi utama

Berita

Lewat RRI Denpasar, Bawaslu dan KPU Ajak Masyarakat Melek Literasi Kepemiluan

As

Denpasar — Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang kepemiluan, Bawaslu Kota Denpasar kembali hadir sebagai narasumber dalam program siaran di Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar 95,3 FM dengan tema “Literasi Kepemiluan: Kunci Partisipasi Bermakna” pada Senin (13/10).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi kedua lembaga penyelenggara pemilu di tingkat kota untuk berbagi informasi sekaligus memperluas edukasi politik kepada masyarakat. Melalui dialog interaktif yang disiarkan secara langsung, Bawaslu Denpasar menyampaikan pentingnya membangun partisipasi publik yang cerdas, aktif, dan berintegritas dalam setiap tahapan pemilu.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kota Denpasar, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani memperkenalkan salah satu program unggulan yang segera dilaksanakan, yaitu Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Program ini merupakan upaya Bawaslu untuk mengajak masyarakat ikut berperan dalam mengawasi tahapan pemilu melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

“Melalui P2P, kami ingin membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami lebih dalam tentang pengawasan pemilu. Harapannya, semakin banyak pengawas partisipatif yang lahir dari masyarakat Denpasar,” ujar Dewa Ayu Manik dalam sesi siaran tersebut.
 

"Bagi adik-adik yang aktif dan memiliki minat dalam kepemiluan, terutama dalam pengawasan, stay tuned di sosial media Bawaslu Kota Denpasar untuk info tentang P2P, siapa tahu kali ini giliran kalian", tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota KPU Kota Denpasar, Randy Gusas, yang juga menjadi narasumber menekankan bahwa literasi kepemiluan memiliki peran penting dalam membangun kualitas demokrasi di Indonesia.

“Literasi kepemiluan menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk memilih, tetapi juga memahami makna dari setiap suara yang diberikan. Dengan literasi yang baik, masyarakat dapat menjadi pemilih cerdas sekaligus penggerak demokrasi yang berintegritas,” ungkapnya.

Melalui siaran bersama ini, Bawaslu Denpasar dan KPU Denpasar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi kepemiluan serta berani mengambil peran aktif dalam proses demokrasi. Dialog tersebut juga menjadi bentuk nyata sinergi antar lembaga penyelenggara pemilu di Kota Denpasar dalam mendorong partisipasi publik yang sadar, cerdas, dan bertanggung jawab.

Penulis : Sonia

Foto : Surya