Lompat ke isi utama

Berita

Monev Kehumasan, Ariyani Dorong Bawaslu Kota Denpasar Jaga Konsistensi Ritme Kerja

As

Denpasar, Bawaslu Denpasar - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali, Ketut Ariyani, meminta Bawaslu Kota Denpasar agar menjaga konsistensi ritme kerja kehumasan. Hal ini disampaikannya ketika melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Jumat (19/9/2025) siang.

Ariyani mengatakan, kinerja kehumasan di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali harus terjaga di tengah keterbatasan sarana dan prasarana kehumasan. Termasuk pada lingkungan Bawaslu Kota Denpasar.

“Terima kasih kepada Bawaslu Kota Denpasar yang sudah melaksanakan kegiatan dan publikasinya. Ini harus dijaga agar jangan sampai ada penurunan. Bila ada, ini yang harus dievaluasi dan dicari tahu penyebabnya,” jelas Ariyani.

Dalam Monev ini, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Provinsi Bali itu berharap agar Bawaslu Kota Denpasar dapat dengan rutin menghadirkan konten publikasi yang berkualitas.

Tak hanya terpaku pada Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, konten publikasi juga dapat berasal dari divisi lain. Dilakukan secara konsisten, publikasi konten ditujukan agar Bawaslu Kota Denpasar selaku instansi pemerintah lebih dikenal oleh masyarakat.

“Upayanya sudah ada, namun teknis pelaksanaanya perlu dievaluasi. Setiap orang berkegiatan dalam seminggu. Jadi semuanya harus punya program kerja. Sehingga apa yang kita lakukan, bisa dipublish,” jelas Ariyani.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Kota Denpasar I Putu Hardy Sarjana membeberkan, sejatinya Bawaslu Kota Denpasar telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Mulai dari audiensi, kerja sama, hingga sosialisasi.

Seluruhnya disebut telah terpublikasi melalui kanal media sosial yang dimiliki oleh Bawaslu Kota Denpasar. Meski demikian, Hardy menerangkan perlu adanya penguatan topik sosialisasi di sejumlah lini.

“Kami sudah melakukan sejumlah kegiatan. Ada audiensi, maupun hal-hal yang mendekat ke simpul-simpul masyarakat. Sudah kami laksanakan dan publikasikan,” ujar Hardy.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Denpasar Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan kinerja kehumasan. Bahkan, ia mengupayakan agar Bawaslu Kota Denpasar mengunggah setidaknya satu konten publikasi setiap harinya.

Selain konten kegiatan Bawaslu Kota Denpasar, publikasi ini juga dapat dilakukan dengan mengunggah ulang konten yang ditampilkan oleh Bawaslu RI.

“Poin kita di kehumasan, setiap hari ada publikasi oleh Bawaslu Kota Denpasar. Kita usahakan minimal satu publikasi selain repost dari Bawaslu RI,” tegas Dewa Ayu Manik.

Berdasarkan rekapitulasi unggahan konten publikasi, Bawaslu Kota Denpasar telah mengunggah sebanyak 246 konten sejak Januari 2025 sampai dengan pertengahan September 2025. Ratusan konten ini terdiri dari kegiatan audiensi, kerja sama, hingga sosialisasi kepada siswa, mahasiwa dan masyarakat.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Denpasar itu mengatakan, Bawaslu Kota Denpasar bahkan menggandeng dua stasiun radio untuk melakukan sosialisasi. Hal ini disebut sebagai wujud nyata upaya Bawaslu Kota Denpasar untuk mengenalkan instansi dan mengedukasi masyarakat.

“Ini (246 konten) rekapitulasi publikasi Bawaslu Kota Denpasar sejak Januari hingga September (2025). Hari ini juga ada kegiatan siaran langsung melalui RPKD. Untuk radio, sebulan ada 2 dua kali siaran. Pertama RRI, dan kedua RPKD,” jelasnya.

Di akhir, Dewa Ayu Manik mengemukakan rencananya untuk dapat melakukan sosialisasi saat perhelatan Denpasar Festival (Denfest). Event tahunan milik Pemerintah Kota Denpasar ini dinilai menjadi ajang yang strategis untuk melakukan sosialisasi mengingat jumlah pengunjungnya yang terus membeludak tiap tahunnya.

“Kegiatan selanjutnya, kita juga akan koordinasi dengan Diskominfos dan Pemerintah Kota Denpasar. Akhir tahun itu ada penyelenggaraan Denpasar Festival, kita berharap dapat diberi ruang untuk melakukan sosialisasi di sana,” pungkasnya.

Penulis : Gus Mahendra

Foto : Surya